Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Pemdes Senggigi Kembali Tertibkan Sejumlah Pedagang di Pantai Senggigi

Pemdes Senggigi Kembali Tertibkan Sejumlah Pedagang di Pantai Senggigi

DPRD Lombok Tengah NTB

Berita Baru, Lombok Barat – Pemerintah Desa (Pemdes) Senggigi, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) kembali menertibkan sejumlah pedagang yang berjualan di kawasan wisata pantai Senggigi pagi tadi, Senin (15/8/2022).

Turut hadir pada kesempatan ini yakni Satpol-PP Kabupaten Lombok Barat, Pihak Kecamatan Batulayar, Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Senggigi, Ketua BPD Desa Senggigi, Linmas Desa Senggigi serta Kepala Dusun Senggigi.

Kepala Desa Senggigi, Mastur, saat dikonfirmasi menerangkan bahwa, penertiban ini dilakukan untuk mendisiplinkan para pedagang agar menjalankan apa yang telah disepakati bersama Pemdes Senggigi saat rapat di kantor desa beberapa minggu lalu. Selain itu sambung dia, kegiatan ini dalam rangka untuk menjaga rest area atau public area bagi orang-orang yang datang untuk menikmati keindahan alam pantai Senggigi.

“Kalau semuanya di kavling, semuanya dijadikan tempat lapak dan sebagainya, maka lokasi untuk orang bermain tidak akan ada lagi. Nantinya, ujung-ujungnya pengunjung akan merasa terganggu dan kalau pengunjung sudah terganggu berarti siap-siap pantai Senggigi itu akan ditinggalkan,” sesalnya.

“Itu yang kita tidak inginkan terjadi, sehingga penertiban ini dipandang sangat perlu dilakukan guna untuk menciptakan pantai Senggigi yang nyaman,” sambungnya.

Mastur menambahkan, Senggigi dalam waktu dekat akan dilakukan survey dari Korea untuk diadakan event water sport competition. Water sport ini terang dia, rencananya akan di gelar pada bulan Oktober 2022 mendatang dan survey akan dilakukan sekitar awal September.

“Nah, kalau kita tidak siapkan dari sekarang maka itu akan menjadi penilaian tersendiri bagi mereka. Begitu mereka datang lalu melihat pantai Senggigi semrawut, tentunya itu bisa mengurungkan niatnya untuk melakukan acara di sini dan lebih memilih tempat lain yang lebih bagus,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, penertiban terhadap para pedagang tersebut tujuannya untuk menata kawasan wisata Senggigi.

“Kalau Senggigi bersih, rapi dan nyaman untuk dikunjungi, tentu pengunjung akan bertambah. Selanjutnya, penghasilan pedagang juga akan bertambah. Dan tingkat okupansi hunian di hotel-hotelpun nantinya akan meningkat,” pungkasnya. [*]