Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Anggota DPD RI, Suhaimi Ismy Gelar Silaturahmi dan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan
Dokumentasi Silaturahmi dan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Suhaimi Ismy DPD RI Dapil NTB | Berita Baru | Eff*

Anggota DPD RI, Suhaimi Ismy Gelar Silaturahmi dan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan



BAWASLIU Lombok Tengah

Berita Baru, Lombok Tengah – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Lalu Suhaimi Ismy melakukan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kelurahan Praya Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (13/11/2021).

Dalam kunjungan silaturahmi Anggota DPD RI Dapil NTB tersebut, turut hadir Himpunan Pengusaha Mikro Kecil Menengah (HIPMIKIMDO), para pelaku UMKM serta masyarakat umum lainnya.

Suhaimi menyampaikan, agar masyarakat mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, ditengah arus globalisasi dan kebudayaan yang terus berkembang hari ini.

“Semua masyarakat Indonesia harus betul-betul konsisten berpegang tuguh pada nilai-nilai kebangsaan kita, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 45, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika,” ungkap Suhaimi Ismy.

Terlebih menurut Suhaimi, Lombok Tengah saat ini menjadi pusat perhatian Nasional, bahkan dunia dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang akan dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai belahan dunia.

“Lebih-lebih Lombok Tengah ini menjadi destinasi internasional sekarang dengan berbagai event internasional yang diadakan disini,” ungkap Suhaimi.

Anggota DPD RI 2 periode itu menyebutkan, bahwa dengan adanya event internasional seperti World Superbike dan MotoGP di KEK Mandalika, juga menjadi tantangan bagi masyarakat dalam menyikapi perbedaan-perbedaan dalam kebhinekaan.

“Boleh kita menjadi tuan rumah bagi berbagai macam orang, suku, ras dan latar belakang berbeda-berbeda yang akan hadir nanti, tetapi prinsip pancasila kita tidak boleh longgar, tidak boleh terkontaminasi,” tegasnya.

Suhaimi menekankan, dengan adanya KEK Mandalika, warga dapat berperan aktif dalam membangun perekonomian negara, tidak hanya menunggu perhatian pemerintah.

“Kita harus pro aktif dengan kesadaran masing-masing membangun daerah kita bersama. Masyarakat, UMKM dan lainnya harus meningkatkan kreatifitas dalam menyikapi perubahan yang signifikan dengan adanya KEK Mandalika ini,” kata Suhaimi. (Red*)