Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Pernah Diremehkan? Begini Tips Mengatasi Orang Toxic
toxic | kompasiana

Pernah Diremehkan? Begini Tips Mengatasi Orang Toxic



BAWASLIU Lombok Tengah

Berita Baru, Tips – Halo teman-teman, siapa disini yang tidak pernah diremehkan orang? Tentu hampir semua dari kita pasti pernah mengalami hal ini, dan tentu sangat mengganggu psikologi dan mental kita kan.

Lalu, mengapa mereka meremehkan kita?

Naah, Kebanyakan dari mereka meremehkan kita disebabkan oleh perasaan bahwa mereka lebih pintar dibanding kita.

Alasan ini sangat sangat sering kita jumpai tidak hanya di dunia akademik, bahakan di dunia kerja pun begitu. Orang-orang seperti ini biasanya merasa jika dirinyalah yang paling benar, paling pintar, dan paling baik, tanpa memandang perasaan orang lain.

Katagori seperti ini biasanya masuk katagori toxic, yaitu sebuah sifat pribadi yang suka menyusahkan dan merugikan orang lain. Tentu hal tersebut jelas tidak baik bagi mental healt kita.

Memiliki jabatan tertentu ditempat kerja maupun di organisasi, siapa yang tak bangga akan hal itu.

Namun banyak yang terlalu berlebihan dalam menanggapi masalah jabatan, sehingga tanpa sadar menjadi sombong dan merendahkan yang lain, bahkan tanpa ada perasaan bersalah sedikitpun.

Memiliki penghasilan yang lebih banyak dari yang lain memang membanggakan, namun, banyak diantaranya yang terlalu meninggikan diri sehingga secara tidak sadar sering merendahkan orang lain.

Sombong dan tidak perduli dengan ucapan yang dikeluarkan kepada orang lain. Sehingga banyak orang bukannya segan, malah sebaliknya menghindar dari mereka yang selalu meinggikan dirinya sendiri.

Lalu bagaimana cara mengatasi ketika kita bertemu orang-orang seperti itu?

Naah, teman-teman jika kalian bertemu orang-orang seperti itu, maka hal yang harus kalian lakukan adalah mengindar. Jika kalian masih biasa menghindari orang-orang seperti itu maka coba dan lakukalah sebisa mungkin untuk menghindar.

Namun banyak diantara kita sulit untuk menjauh, disebebkan kita masih membutuhkan orang tersebut, atau hal lainnya.

Tapi kita perlu sadar bahwa bukan hanya mereka tempat kita meminta pertolongan dan bukan hanya mereka yang bisa melakukannya.

Kita hanya perlu keluar dari zona toxic, dan membuka pintu baru untuk melihat orang lain yang lebih bisa dipercaya, nyaman dan saling menghormati.

Mengerjakan sesuatu dengan baik untuk membuktikan kepada mereka bahwa kita lebih baik dari apa yang mereka katakan.

Teman-teman jangan merasa diri paling rendah, jadikan omongan mereka sebagai motivasi untuk melakukan hal yang lebih baik.

Speak up, ketika pembicaraan mereka ditujukan untuk merendahkan diri kita. Kita harus berani mengatakan bahwa kita tidak nyaman dengan situasi tersebut, agar mereka sadar bahwa omongannya menyinggung perasaan kita.

Sedangkan apabila kita hanya diam, dan mendengarkan, biasanya orang-orang toxic tidak akan menyadari hal itu. Karena mereka sudah terbiasa, itulah perlunya speak up.

Hal yang paling penting dilakukan juga ialah bersikap “bodo amat” sikap ini salah satu cara menghindari orang-orang yang merendahkan kita. Agar kita tidak terbawa emosi, tidak tersakiti secara sikologi dan mental healt kita. (Ari)